Senin, 27 Februari 2012

Cerita Lucu Si Cuplis

suatu hari cuplis berjalan-jalan di pasar, cuplis mendengar penjual teriak2 menawarkan dagangannya, cuplispun mendekati penjual itu yg namanya bang del......
Cuplis : ramai bner bang jual apa sich????

Bang del : Kalender mas, dua ribu dua belas mas..

Cuplis : weiihh yang bener bang ?????

Bang del : beneran mas, klo saya bohong saya ya gak jualan...

Cuplis : pas banget ney ( dalam hati cuplis ) sambil mengambil kalender sebanyak 12...

Cuplis : ney bang uangnya ( menyodorkan uang Rp.2000 )

Bang del : loo kok cuma 2000 mas, mas ngmbil kalendernya ja 12 gitu....

Cuplis : abang tadi kan bilang kalendernya dua ribu dua belas, ya saya ambil 12 trus ni uangnya 2000, jd pas kan.??

Bang del : ooaalaah bukan 2000 dpt 12 tp ini kalender 2012... (sambil ketawa)

Cuplis : (menaruh kembali kalendernya ) dalam hati cuplis berkata " dasarr kagak konsisten"....!!!!
                 (cuplispun pergi dngn hati malu) :#

Bang del : Cuplisss Cuuplisss.......hahahahahahahaha





Minggu, 26 Februari 2012

TUGUMUDA KOTA SEMARANG


Dibangun sebagai penghargaan perwujudan heroik warga Semarang dalam melawan penjajah Jepang.
Tugumuda adalah landmark kota Semarang. Bagi warga Semarang yang berdomisili di Semarang maupun yang telah menyebar keseantero dunia pasti akan teringat dan tekenag kotanya bila mendengar kata Tugumuda.
Meskipun di Semarang banyak lokasi yang indah dan strategis seperti Simpang lima yang menjadi jantung kota, Gombel Indah sebagai lokasi melihat pemandangan kota bawah, pantai dan pelabuhan maupun lokasi lain, Tugumuda tetap menjadi ikon atau landmark yang terus dan akan dikenal oleh warganya maupun warga kota lain yang pernah berkunjung di Semarang.
Tugumuda bukan hanya sekedar batu hitam yang menjulang kelangit atau tugu penghias bundaran taman. Namun bagi kota warga Semarang tugu ini merupakan simbol dan kenangan getirnya warga Semarang dalam mempertahankan arti kata Merdeka. Tugumuda adalah monument yang dibangun sebagai perwujudan heroik warga Semarang khususnya pemuda pemudi dalam melawan penjajah Jepang pada tanggal 14 – 19 Oktober 1945.  Berkobarnya perang selama lima hari tersebut, entah sudah berapa nyawa yang melayang. Sebagai wujud penghormatan bagi para pejuang, hingga saat ini pemerintah kota Semarang selalu mengenangnya dan memperingatinya dengan sebutan ”Pertempuran Lima Hari di Semarang”.
Tugumuda berlokasi di tengah jantung Semarang. Lokasi yang sangat strategis karena dikelilingi oleh beberapa bangunan yang sangat prestisius. Wisma Perdamaian yang menjadi dalemnya Gubernur Jawa Tengah tepat berada barat. Kantor Administrasi Walikota Semarang juga tepat di utaranya, Musium manggala Bhakti berlokasi di sebelah utara. Sedang Balaikota Semarang hanya dua ratus meter sebelah utara Tugumuda. Tugumuda dikelilingi oleh taman rindang ini merupakan poros pertemuan antara Jl. Mgr. Soegijopranoto, Jl. Dr. Soetomo, Jl. Pandanaran, Jl. Pemuda dan Jl. Imam Bonjol.
Pembangunan Tugumuda yang ada pada lokasi saat ini peletakan batu pertamanya oleh Gubernur Jawa Tengah Boediono pada tangal 10 Nopember 1951. Sedang peresmiannya oleh Presiden RI Soekarno pada tanggal 20 Mei 1953. Pembangunan Tugumuda sendiri dimulai dari dibentuknya panitia Tugu Muda oleh Walikota hadi Soebeno pada tahun 1951.Tugumuda didesain oleh Salim, relief pada kaki tugu monument dikerjakan oleh para seniman yang dikomandoi oleh Hendro. Karena merupakan perwujudan perjuangan warga kota Semarang dalam melawan tentara Jepang. Tugumuda didesain berbentuk lilin dengan penampang segilima dengan bentuk api diatasnya. Lilin merupakan lambing api perjuangan yang terus menyala. Sedang relief pada kaki tugumuda menggambarkan heroiknya perjuangan warga Semarang dalam perang melawan tentara penjajah. Disekeliling tugu terdapat kolam yang terdapat air mancur. Sedang taman dan lampu warna warni menghias seputar taman dengan tanaman hijau dan rumput yang sangat indah, asri dan terawatt.
Pada awal tahun 1990 taman sebeleh barat Tugu yang berhadapan langsung dengan Wisma Perdamaian yang merupakan rumah dinas Gubernur jawa tengah  pernah diletakkan patung dua ekor sapi dan induk ayam dan beberapa anaknya yang sedang mencari makan . Patung-patung tersebut setiap sore dijadikan warga Semarang untuk rekreasi warga Semarang dengan mengajak anak-anaknya untuk naik diatas punggung sapi. Maka alur lalulintas diseputar tugumuda menjadi tersendat. Selain mengurangi arti makna Tugumuda sebagai symbol perwujudan perjuangan ternyata patung-patung tersebut mengganggu keindahan dan lalulintas. Maka protespun bermunculan yang dialamatkan pada dinas pengelola taman. Akhirnya patung-patung tersebut dipindahkan dari lokasi Tugumuda.

Sebingkai kenangan






Melati,
 ya hanya melati yg bisa aku beri
 untuk menemani tidur panjangmu hari ini..

Sabtu, 25 Februari 2012

menyesal memberikan cinta

PENYESALAN

Tak sedikitpun q berfikir kan kehilanganmu
Sedetikpun q tak mengira kau kan mengakhiri ini semua
Munkin ku terlalu yakin, kau hanya milikku
Sehingga ku terbuai akan rasa cintaku padamu
Penyesalan yang kini ku rasakan
Menjadikan hdup ku berantakan…..
Tak ada senyuman untuk hari-hari yang ku lalui
Yang ada hanya rautan wajah yang penuh sesal….

by : choy 
:x